Legenda Timnas siap tanding reuni Football is Back

Posted on

Legenda Timnas siap tanding reuni Football is Back – Legenda Tim Nasional sepakbola era 1970an hingga 2000an akan bertanding dalam reuni bertajuk. Football is Back di Lapangan Sepakbola TNI Angkatan Udara (Aldiron), Pancoran, Jakarta, Sabtu 11 Juli 2020. Sebanyak 112 pemain dari berbagai daerah dipastikan hadir. Erwiyantoro dari PT Gilbol Indonesia selaku penyelenggara mengatakan. Pertandingan unik tersebut akan melibatkan dua tim yaitu Garuda Indonesia VS Primavera – Baretti.

Legenda Timnas siap tanding reuni Football is Back

Legenda Timnas siap tanding reuni Football is Back

Setiap tim diperkuat para pemain lintas generasi dibawah kordinasi pelatih dan tim official masing-masing. Kata Toro, sapaan akrab Erwiyantoro, Kamis (9/7/2020) malam. Reuni sekaligus penggalangan dana ini menjadi istimewa di tengah sepinya kegiatan sepakbola terutama di masa pandemi CoVID 19.

Sangat menggembirakan ada reuni seperti ini, selain silaturahmi juga untuk membangkitkan gairah sepakbola. Karena sudah lama sepakbola kita kering prestasi,” kata Ferrel Raymond Hattu di Grand Orchardz Hotel, Kemayoran pada hari yang sama.

Ferrel adalah kapten Timnas Indonesia ketika meraih medali emas dalam laga melawan Thailand pada SEA Games 1991 di Philipina. Dia datang ke Jakarta dari Surabaya bersama rekannya, Widodo C Putro legenda pencetak gol cantik di ajang Piala Asia 1996. Keduanya menginap di hotel yang sama. Acara reuni legenda Timnas dirancang oleh Erwiyantoro sebulan lalu didukung oleh komunitas Kandang Ayam Rawamangun.

Banyak kemudahan untuk menggelar acara ini, misalnya kami dapat pinjaman tempat reuni di Lapangan Aldiron tanpa bayar alias gratis dari Pak Gede Widiade selaku pengelola,” kata Toro. Menurut Toro, para pemain yang sudah menyatakan hadir adalah dari angkatan 1970-an adalah Risdianto, Ronny Paslah, Rully Nere, Herry Kiswanto, Bambang Nurdiansyah, Ricky Yacobi, Marzuky Nyak Mad, hingga Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman dan Firman Utina dari generasi 2000-an.

Secara khusus, reuni para legenda sepakbola ini hanya dihadiri 200 undangan terkait protokoler kesehatan.

Penonton yang tidak sempat datang, bisa melihat siaran streaming di kanal Youtube, Instagram dan Fanpage ANTV pada Sabtu sore jam 16.00 WIB,” jelas Toro. Kegiatan ini juga menjadi ajang pengumpulan donasi untuk meringankan beban Junaidi Abdillah, Slamet Pramono, Hary Muryanto (pemain timnas 70-an) dan Safrudin Fabanyo (timnas 80-an), yang sakit berkepanjangan. Namun, Slamet Pramono meninggal dunia pada Sabtu 4 Juli lalu setelah stroke.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *