Shin Tae-yong dalam Angka, Figur Pemain Rajin Bikin Gol sampai Jadi Pelatih di Piala Dunia

Posted on

Jakarta – Nama Shin Tae-yong jadi dekat di telinga warga Indonesia sesudah dipercayai menggarap Tim nasional Indonesia pada pengujung 2019. Namun, ternyata pelatih dari Korea Selatan itu telah terlebih dulu mempunyai reputasi cemerlang jauh sebelum tiba ke Tanah Air.

Sewaktu aktif bermain, Shin Tae-yong cuma bela dua club yakni Seongnam FC serta Queensland Roar FC. Sejumlah besar profesi pelatih kelahiran Yeongdeok, Gyeongbuk, 11 Oktober 1970 itu dihabiskan di Seongnam FC.

Lihat andil yang diberi, tidak terlalu berlebih menyebutkan Shin Tae-yong untuk legenda Seongnam FC. Ditambah lagi Shin Tae-yong sukses mendapatkan banyak penghargaan individu semasa bela Seongnam FC, seumpama pemain muda paling baik pada 1992, sampai top skor K-League pada 1996.

Kegemilangan Shin Tae-yong bersama-sama Seongnam FC terdengar sampai Australia. Pada 2005, Queensland Roar FC sukses datangkan Shin Tae-yong yang saat itu berumur 35 tahun.

Tetapi, profesinya untuk pemain Queensland Roar tidak berjalan lama serta Shin Tae-yong cuma mainkan satu pertandingan selanjutnya pensiun disana.

Lalu, semacam apa perjalanan profesi Shin Tae-yong bila diambil kesimpulan lewat perolehan beberapa angka?

1992

Shin Tae-yong memulai profesinya pada 1992 sesudah menimba pengetahuan di akademi sepak bola Yeungnam University. Tae-yong muda langsung masuk dengan Seongnam FC pada umur 22 tahun.

Shin Tae-yong langsung dapat memperoleh tempat di team penting. dia meniti karier di Seongnam sampai 2004 serta sukses persembahkan lima gelar liga, lima gelar piala domestik, serta tiga gelar Asia.

Shin Tae-yong selanjutnya meneruskan profesi Queensland Roar FC pada 2005. Tetapi, Shin Tae-yong cuma bermain sekali serta putuskan pensiun.

76

Sewaktu jadi pemain, Shin Tae-yong adalah pemain striker tengah. Meskipun begitu, Shin Tae-yong dapat juga dihandalkan untuk cetak gol.

Dalam 12 tahun bermain di Seongnam FC, Shin Tae-yong tampil sekitar 296 kali serta cetak 76 gol. Jumlah itu lumayan banyak untuk seorang pemain striker tengah.

Mengenai di Tim nasional Korea Selatan, Shin Tae-yong dapat tampil sekitar 23 kali serta cuma cetak 3 gol.

2005

Sesudah menggantung sepatu, Shin Tae-yong meneruskan profesinya di bangku kepelatihan. Pekerjaan pertama kalinya di dunia kepelatihan berlangsung pada 2005 sesudah dipercayai jadi asisten pelatih Miron Bleiberg di Queensland Roar FC.

Semasa 3 tahun, Shin Tae-yong mempertajam kekuatannya di dunia kepelatihan. Sampai pada 2008 penawaran tiba dari bekas timnya, Seongnam FC, menjadi pelatih sesaat.

Ini jadi langkah pertama Shin Tae-yong meniti karier untuk pelatih kepala. Nama besar yang dipunyai club tidak jadi beban buatnya.

Dalam delapan pertandingan, Shin Tae-yong sukses persembahkan empat kemenangan, sekali seimbang, serta 3x kalah. Pada 18 Februari 2010, Seongnam FC pada akhirnya mengenalkan Shin Tae-yong untuk pelatih masih.

Tetapi, catatan yang dipunyai Shin Tae-yong tidak begitu spesial. Dalam 111 pertandingan pimpin Seongnam FC, Shin Tae-yong cuma mencatat 36,94 % kemenangan atau 41 pertandingan.

Meskipun begitu, Shin Tae-yong sukses persembahkan gelar Liga Champions Asia untuk Seongnam FC pada 2010. Satu tahun selanjutnya, gantian Piala Korea yang dibawa Shin Tae-yong untuk Seongnam FC.

2018

Shin Tae-yong dipercayai menggarap Tim nasional Korea Selatan senior pada 4 Juli 2017. Saat itu, Tim nasional Korea Selatan tengah dalam persiapan untuk tampil di Piala Dunia 2018.

Pada set kwalifikasi, Tim nasional Korea Selatan finish di rangking ke-2 Group A serta memiliki hak maju ke Piala Dunia yang diadakan di Rusia itu. Tetapi, pergerakan Tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tidak berjalan panjang.

Son Heung-min dkk. cuma dapat bermain sampai set penyisihan group walau pernah dengan cara mengagetkan menaklukkan Jerman dengan score 2-0. Kemenangan itu tidak cukup hingga Korea Selatan finish di rangking ke-3 dengan perolehan tiga point hasil sekali menang serta 2x kalah.

Shin Tae-yong pada akhirnya dihentikan untuk pelatih Korea Selatan pada 31 Juli 2018. Statistik menulis, Shin Tae-yong cuma dapat persembahkan tujuh kemenangan dari 23 pertandingan bersama-sama Tim nasional Korea Selatan.

2019

Kemudian, Shin Tae-yong pernah menganggur semasa lebih satu tahun. Pada 28 Desember 2019, PSSI selanjutnya menunjuk Shin Tae-yong untuk pelatih Tim nasional Indonesia.

Shin Tae-yong memperoleh kontrak periode panjang, yaitu semasa 4 tahun. PSSI ingin Shin Tae-yong mengatur Tim nasional Indonesia supaya bisa mendapatkan prestasi.

Pelatih 51 tahun itu dikasih pekerjaan untuk memberi gelar Piala AFF 2020 serta prestasi bersama-sama Tim nasional Indonesia U-20 yang akan bertanding di Piala Dunia U-20 2021. Shin Tae-yong bertanggungjawab dengan cara penuh atas pelatih-pelatih Tim nasional Indonesia di semua level.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *